cinta or rasa ingin memiliki

Kemaren nonton ayat-ayat cinta,,, masih midnight emank, tp apa boleh buat, hasrat pen segera menonton timbul berlebayy (alah).

Film yg sangat-sangat menyentuh hati…

Tentang CINTA… dan PENGORBANAN…

Ada dua dialaog yg sangat menyentuh hati ini.

Yang pertama adalah adegan dengan setting rumah sakit, tempat maria dirawat.

“Maria butuh kamu Fahri, dan anak ini butuh anaknya” Gtu kata Aisha.

Gila, aku salut bukan karena Aisha rela dipoligami. Tapi Aisha rela melakukan apa aja demi membebaskan Fahri, bener2 ngedukung Fahri. Walaupun dia mengorbankan hatinya sendiri.

Yang kedua adalah adegan dengan setting rumah sakit, tempat maria dirawar. Nyaris bagian akhir. (Aduh, baru sadar, kata-kata yang menyentuh ini, settingnya sama. Sama-sama di rumah sakit dan ketika Maria dirawat)

“Aku sadar klo cinta dan rasa ingin memiliki itu tidak sama” Gtu kata Maria.

Yup, cinta dan rasa ingin memiliki memang tidak sama. Dua hal yg berbeda,, antara tulus ikhlas dan sekedar hasrat.

Nb: Gila diliat2 Fahri beruntung bgt ya jadi Pria. Dapetin Aisha yang cantiknya naujubule, kaya, imannya kuat, dan rasa cinta yg tulus serta rela berkorban buat orang yg dicintainya. Fahri.

Iklan

Februari 25, 2008. kisah cinta???.

6 Komentar

  1. andik replied:

    Nah itulah harga dari sebuah keimanan Cit, cerita ini menurutku adalah media dakwah yang sangat bagus lho. Cuma seberapa kuat mereka yang ingin dapat berkah seperti itu adalah pertanyaan yang perlu dijawab terlebih dahulu

  2. izzadwje replied:

    NB juga, bukan maria sich tapi yang bilang
    tapi temen aku
    “terimalah cinta yang hanya bila dia mbetul-betul membutuhkan mu”

  3. ariebhewhe replied:

    kalau gitu arti cinta pada dong?

  4. Fera replied:

    wah..kamu harus baca novelnya cit! bakal kerasa bgt betapa beruntungnya jadi Fahri..didambakan setiap wanita! tapi kesian juga sih..semakin banyak pilihan kan semakin bingung yah? mendingan 1 aja..sudah cukup! hehe…

  5. Hyuuga Neji replied:

    bner banget..love and posession are two different things…kalo rasa ingin memiliki itu, atau shari2 kt kenal sbg ‘nafsu’ or ‘hasrat’, cuma bisa disalurkan kepada orang tertentu yang kita “inginkan”, dan dampaknya hanya sementara.

    Tapi kalo cinta, itu bisa disalurkan ke siapa aja….ga cuma pacar or istri…ke temen, ke orang tua, bahkan ke Allah SWT…it takes a lot more than “drive” and “passion” to define love. keikhlasan dan pengorbanan…that’s what love is.

  6. kucingputih replied:

    yayaya setujuuuuu,,, cinta n rasa ingin memiliki emank ga sama,,,,

    cinta itu “perasaan” klo rasa ingin memiliki ntu “nafsu”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Trackback URI

%d blogger menyukai ini: